Via Dolorosa
 
Via Dolorosa, sebutan untuk sebuah jalan kecil di Jerusalem. Rentang masa 2000 tahun tak membuat peristiwa kelam itu memudarDimana dengan hina dina, dengan segala siksa yang teramat kejam, DIA dipaksa memanggul salib mautNYA sendiriSebuah salib yang menjadi simbol sejarah perjalanan penderitaan umat manusia di dunia. Tidak satupun kata yang mampu menggambarkankan penderitaan YESUS saat tertatih dan terseok ketika menyusuri Via Dolorosa. Tulang bahunya hampir patah oleh karena terlalu beratnya beban salib diatas  tubuh telanjangNYA dan terlihat begitu banyak goresan luka.


show karaoke version
!

Pontius Pilatus, sang gubernur, hanya termangu. Dia memutuskan hukuman mati kepada YESUS bukan lantaran membenciNYA.  Melainkan hanya ingin cuci tangan dari tanggung jawabnya sebagai penegak keadilan. Hal ini semakiin menunjukkan bahwa dirinya adalah contoh pemegang kekuasaan yang lemah hati, pemimpin yan lebih mengutamakan kekuasaan daripada keadilan. Pontius Pilatus tidak menyadari, bahwa kehidupan dan kematian itu berada ditangan Yang Maha Kuasa. 
2000 tahun tidak menghapus ilustrasi kenyataan, bahwa dengan sisa sisa nafasNya YESUS masih sempat menghibur para wanita yang menangisiNYA. DIA berikan anugerahNYA kepada Veronika, wanita yang dengan keberaniannya dan ketulusannya menyeka darah Yesus dengan kerudungnya. Darah Yesus yang tercecer di Via Dolorosia adalah ambang kesengsaraan umat manusia. >>
 

Source : Kompasiana & film The Passion of the Christ oleh Mel Gibson